Archive Pages Design$type=blogging

Budidaya Cabe Merah dan Cara nya yang Cukup Mudah

Budidaya Cabe Merah dan Cara nya yang Cukup Mudah - Komoditas pertanian yang harga nya tidak stabil, salah satu nya adalah cabe merah, karena dapat terjadi harga pasaran yang sangat tinggi p...

Budidaya Cabe Merah dan Cara nya yang Cukup Mudah -
Komoditas pertanian yang harga nya tidak stabil, salah satu nya adalah cabe merah, karena dapat terjadi harga pasaran yang sangat tinggi pada saat-saat tertentu, seperti pada hari raya Keagamaan atau pun hari raya yang lain. Dan sebaliknya pada waktu tertentu dapat mengalami penurunan harga yang sangat drastis. Selain itu, budidaya cabe merah cukup rawan terhadap serangan hama dan kondisi cuaca yang berubah-rubah. Oleh sebab itu membuat budidaya cabe merah sangat memerlukan persiapan serta perencanaan yang benar-benar matang, untuk menekan sekecil mungkin semua resiko itu, di karena kan budidaya cabe merah termasuk cukup tinggi biaya nya.

Berdasarkan iklim yang ada di negara kita, cabe merah sangat cocok untuk di budidaya kan di negara kita ini. Jenis tanaman cabe merah ini dapat tumbuh dengan baik pada dataran rendah hingga ketinggian 1400 m dari permukaan laut. Dan di daerah dataran tinggi, masih dapat tumbuh, tapi hasil produksi nya jauh lebih berkurang. Pertumbuhan cabe merah akan lebih sempurna dengan suhu udara antara 24 sampai 28 derajat celcius. Sebaliknya dengan suhu terlalu dingin di bawah 15 derajat celcius dan panas di atas 32 derajat celcius pertumbuhan nya akan terganggu. Dan curah hujan yang cocok untuk tanaman cabe merah yaitu 800 hingga 2000 mm per tahun dengan kelembaban 80%. Berikut di bawah ini adalah uraian tentang budidaya cabe merah dan cara nya yang cukup mudah.

1. Pemilihan Benih Cabe Merah yang Bagus.

Ada dua jenis cabe merah yang di kenal petani, yaitu cabe merah besar dan jenis cabe merah keriting. Dari kedua jenis cabe merah ini dapat terlihat perbedaan nya, yaitu bentuk serta tekstur kulit nya. Dan kedua jenis cabe merah ini juga banyak sekali varietas nya, baik yang lokal atau yang hibrida. Dalam memilih jenis benih cabe merah yang akan kita budidaya kan, pilih lah jenis yang paling cocok dengan lokasi budidaya cabe tersebut.

Untuk mendapatkan benih cabe merah yang akan kita budidaya kan, dapat dengan cara membeli di kios-kios benih, dan dapat juga dengan cara membuat benih sendiri. Jika kita memakai benih cabe hibrida, pastikan dari industri benih yang resmi dan terpercaya dengan menerapkan teknologi pemuliaan moderen.
Kalau menginginkan benih cabe merah lokal, dapat di peroleh dari para petani cabe merah, atau menyortir sendiri cabe untuk benih dari panenan tanaman yang lalu.

2. Penyemaian dan Pembibitan.

Cara penyemaian pada budidaya cabe merah harus di lakukan dengan menggunakan polybag dari plastik atau dari bahan yang lain, yang penting tidak boleh di tabur. Sebab jika penyemaian dengan di tabur, kemungkinan besar banyak biji yang tumbuh berhimpitan atau bertumpuk, sehingga tidak semua bisa di tanam.Untuk membuat penyemaian, kita harus mempersiapkan campuran tanah, arang sekam padi dan kompos atau pupuk kandang, dengan takaran 2:1:1. Jika tidak ada arang sekam, dapat menggunakan campuran tanah dan kompos dengan takaran 1:1. Dan sebelum di campur, masing-masing bahan tersebut harus di ayak dahulu agar bersih dan halus. Setelah polybag terisi campuran tanah semai,kita susun di tempat penyemaian. Tempat penyemaian sebaiknya di beri naungan atau atap untuk menghindari panas matahari langsung dan air hujan.

Di samping itu, tempat penyemaian juga perlu di beri jaring sebagai pelindung serangga dan hama.Sebelum kita memasukkan biji cabe ke dalam polybag, benih biji cabe kita rendam dengan air hangat selama 3 jam. Setelah perendaman, baru kita masuk kan satu demi satu biji cabe ke dalam polybag sedalam 0,5 cm lalu di tutup dengan kompos halus. Penyiraman pada penyemaian bibit di lakukan pada pagi dan sore hari dengan cara menutup permukaan polybag dengan kertas koran, baru di siram sampai basah. Penutup kertas koran baru bisa di buka setelah biji tumbuh atau sekitar 3 hari. Lakukan penyiraman secara rutin dan lakukan
pengawasan pertumbuhannya. Setelah bibit cabe umur 21 sampai 24 hari dan telah tumbuh 3 sampai 4 helai daun, berarti bibit cabe merah telah siap untuk di pindahkan ke lahan. Sisakan sekitar 10% bibit dari kebutuhan bibit secar keseluruhan untuk cadangan penyulaman tanaman.

3. Pengolahan Tanah.

Tanah atau lahan yang untuk budidaya cabe merah sebaiknya tanah yang gembur serta memiliki porosotas yang baik. Pengolahan tanah dapat di lakukan dengan cara di bajak atau di cangkul sedalam 20 sampai 40 cm, lalu di bersihkan semua batu dan kerikil serta akar-akar sisa tanaman. Dan jika banyak gulma yang sekiranya mengganggu tanaman, dapat menggunakan herbisida. Selanjutnya membuat bedengan dengan ukuran lebar 1 m, tinggi 30 sampai 40 cm, jarak antar bedengan 60 cm serta panjang bedengan di sesuaikan dengan lahan yang ada, tapi sebaiknya tidak lebih dari 15 m untuk memudahkan dalam pemeliharaan tanaman. Tanaman cabe merah akan tumbuh dengan baik pada tanah yang mempunyai tingkat keasaman tanah pH 6 hingga 7. Dan bila nilai nya terlalu rendah atau asam, maka daun tanaman cabe merah akan pucat dan sangat mudah terserang virus. Sistem salura air atau drainase pada budidaya cabe merah juga harus di perhatikan, sebab tanaman cabe merah tidak tahan terhadap genangan air.

Kondisi tanah yang asam, sangat mudah di tumbuhi ilalang yang dapat mengganggu tanaman cabe merah. Cara penanganan nya yaitu dengan menggunakan kapur pertanian atau dolomit sebanyak 2 hingga 4 ton per hektar, yang di berikan ketika pembuatan bedengan. Selain itu, juga di campur kan pupuk organik yang dapat berupa pupuk kandang atau kompos di setiap bedengan dengan merata, yaitu sebanyak 20 ton per hektar. Di samping menggunakan pupuk organik, harus di tambah kan juga pupuk urea sekitar 350 kg per hektar dan pupuk KCL sebanyak 200 kg per hektar.

4. Persiapan Lahan.

Sebagai persiapan lahan untuk budidaya cabe merah secara intensif, di sarankan menggunakan sistem mulsa plastik, yaitu menutup semua bedengan dengan mulsa plastik perak hitam. Walaupun penggunaan mulsa plastik biaya nya cukup tinggi, tapi banyak sekali manfaatnya yang antara lain dapat menekan erosi tanah, mempertahankan kelembaban, menjaga kebersihan lahan dan mengendalikan gulma pengganggu tanaman.

Setelah penutupan bedengan selesai, lalu membuat lubang tanam yaitu dua baris dengan jarak 60 sampai 70 cm pada setiap bedeng nya secara zig-zag atau tidak sejajar. Hal ini bertujuan untuk mengatur sirkulasi angin serta untuk mempermudah kan sinar matahari masuk. Kedalaman lubang dan diameter lingkaran tanam sekitar 10 cm atau di sesuai kan dengan ukuran polybag persemaian.

5. Penanaman Bibit.

Bibit cabe merah yang akan kita pindahkan untuk di tanam, sebaiknya telah berumur 3 minggu dan memiliki daun 3 sampai 4 helai. Proses penanaman di lakukan pada pagi atau sore hari untuk menghindari stress pada bibit dan di usahakan selesai serentak dalam satu hari. Menanam bibit cabe merah yaitu dengan membuka atau menyobek polybag semai, lalu masuk kan bibit bersama media tanah nya ke dalam lubang tanam yang telah siap secara hati-hati agar media tanah nya tidak pecah. Setelah itu siram dengan air secukup nya untuk
mempertahankan kelembaban tanah nya.

6. Pemeliharaan dan Perawatan.

Pada tahap pemeliharaan dan perawatan tanaman cabe merah, kita harus memperhatikan tanaman, terutama dalam kondisi-kondisi tertentu, seperti ketika musim kering harus di perlukan penyiraman atau dengan cara
penggenangan air paling tidak setiap dua minggu sekali. Kemudian yang perlu di perhatikan lagi yaitu memeriksa tanaman pada umur 1 sampai 2 minggu untuk di lakukan penyulaman tanaman pada bibit yang mati atau bibit yang tumbuh tidak normal dengan menggantinya bibit yang baru.

Pemasangan ajir atau tongkat dari bambu sangat di perlukan pada budidaya cabe merah, yaitu kira-kira 7 hari sejak bibit di tanam, yang berguna sebagai penopang tanaman cabe agar berdiri tegak dan tidak mudah roboh. Ajir di tancap kan pada bedengan dengan jarak sekitar 4 cm dari pangkal batang tanaman cabe merah. Dalam penancapan ajir harus berhati-hati dan jangan sampai ada akar yang terluka, karena jika sampai akar terluka, tanaman akan mudah terserang penyakit.

Seiring dengan berjalan nya waktu, tanaman cabe merah akan terus tumbuh dan meninggi, perlu di lakukan pengikatan tanaman pada ajir. Pada budidaya cabe merah, saat tanaman berumur 3 minggu di dataran rendah dan 1 bulan di dataran tinggi, sudah harus di lakukan perempelan atau pemotongan tunas yang tumbuh di ketiak daun dengan tangan bersih. Pemotongan tunas ini di lakukan sampai terbentuk cabang utama nya. Hal tersebut di tengarai dengan tumbuh nya bunga yang pertama atau kedua.

Agar tanaman dapat terus tumbuh dengan normal, pemupukan susulan juga harus di lakukan paling tidak setiap 2 minggu sekali, atau paling sedikit 8 kali pemupukan sampai panen terakhir. Ada cara yang praktis dalam pemupukan, yaitu dengan menggunakan pupuk organik cair yang di larut kan dan di encer kan, lalu di siram kan pada setiap tanaman sebesar 100 ml. Dapat juga di menambahkan pupuk NPK yang di campur kan dengan pupuk organik tadi.

Dalam hal pengendalian hama dan penyakit, pada budidaya cabe merah juga memerlukan perhatian yang sangat serius, agar dapat di minimalisir tanaman dari serangan hama dan penyakit, serta dapat di lakukan penanganan jika tanaman cabe terserang hama dan penyakit.

7. Pemanenan.

Pemanenan pada budidaya cabe merah, dapat di mulai setelah tanaman cabe merah berumur antara 75 hingga 85 hari sejak tanam, yang proses pemanenan nya dapat di lakukan dalam beberapa kali. Hal tersebut di sesuaikan dengan jenis varietas, kondisi lahan dan teknik budidaya nya. Pemetikan di lakukan pagi hari, dan dapat di lakukan setiap 2 hingga 5 hari sekali, atau di sesuaikan dengan kematangan buah. Dan sebaik nya buah cabe di petik setelah berwarna orange hingga merah berikut tangkai nya untuk memperpanjang umur simpan.

Demikian lah satu demi satu proses budidaya cabe merah dan cara nya yang cukup mudah. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

COMMENTS

Nama

Bercocok Tanam
false
ltr
item
Ragam Informasi: Budidaya Cabe Merah dan Cara nya yang Cukup Mudah
Budidaya Cabe Merah dan Cara nya yang Cukup Mudah
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQ3d2DtCuuMv9ilFiFT64VwC9fzCZLkrFv6g9MxoCgvUyTnW7NKiP8BVdjvGw0q3tvec_-7yYZv3BcXIf1yerG8qRoC8aAn4tta0HfeQ2Yg2J7E8fOoWbFRczcbjDuWiViTIK4q-W-sp8/s1600/unduhan.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjQ3d2DtCuuMv9ilFiFT64VwC9fzCZLkrFv6g9MxoCgvUyTnW7NKiP8BVdjvGw0q3tvec_-7yYZv3BcXIf1yerG8qRoC8aAn4tta0HfeQ2Yg2J7E8fOoWbFRczcbjDuWiViTIK4q-W-sp8/s72-c/unduhan.jpg
Ragam Informasi
https://ragaminformasi2.blogspot.com/2017/02/budidaya-cabe-merah-dan-cara-nya-yang.html
https://ragaminformasi2.blogspot.com/
http://ragaminformasi2.blogspot.com/
http://ragaminformasi2.blogspot.com/2017/02/budidaya-cabe-merah-dan-cara-nya-yang.html
true
6612018398835564753
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago