Budidaya Kedelai sebagai Tanaman Pilihan yang Tepat - Pada saat sekarang ini memang kebutuhan kedelai di negara kita semakin meningkat, bahkan sampai mengimpor dari luar negeri untuk memenuhin...
Budidaya Kedelai sebagai Tanaman Pilihan yang Tepat -
Pada saat sekarang ini memang kebutuhan kedelai di negara kita semakin meningkat, bahkan sampai mengimpor dari luar negeri untuk memenuhinya. Hal itu lah yang akhir nya pemerintah mendorong para petani kita untuk membudidayakan kedelai, yang bertujuan agar kebutuhan kedelai di dalam negeri dapat terpenuhi tanpa harus mengimpor dari luar negeri lagi.
Salah satu bahan yang banyak di gunakan sebagai bahan masakan adalah kedelai. Berbagai macam masakan menggunakan bahan kedelai ini, seperti tempe, tahu dan yang lainnya, bahkan kedelai dapat di olah menjadi minuman yang menyehatkan yaitu susu kedelai. Untuk itu lah dengan budidaya kedelai dapat menjadi tanaman pilihan kita. Hal-hal yang harus di lakukan dalam budidaya kedelai sebagai tanaman pilihan yang tepat adalah sebagai berikut.
Syarat Tumbuh Tanaman Kedelai.
Kebanyakan kedelai dapat tumbuh di berbagai jenis tanah. Namun demikian, tanah yang akan di jadikan sebagai lahan untuk menanam kedelai harus meiliki saluran atau pembuangan air yang baik. Kemudian dalam budidaya kedelai, tanah yang di kehendaki yaitu tanah dengan tingkat pH sebesar 5,8 hingga 7. Dan lokasi yang tepat untuk budidaya kedelai yaitu daerah yang mempunyai ketinggian 600 m dari permukaan laut, dengan curah hujan sebesar 100 hingga 400 ml per bulan dan suhu 23 hingga 30 derajat Celcius serta sebesar 60% hingga 70% tingkat kelembaban nya.
Persiapan Lahan.
Persiapan lahan atau tanah yang akan di di tanami pada budidaya kedelai, merupakan langkah pertama yang harus di lakukan. Dengan cara di bajak atau di cangkul dan rata kan serta di buat saluran air yang baik. Bersihkan tanah dari gulma sisa tanaman sebelumnya, agar tidak mengganggu tanaman kedelai yang akan kita tanam. Buatlah saluran air yang berjarak 3 hingga 4 meter, untuk menjaga keadaan tanah dari kelebihan air yang bisa merusak tanaman kedelai. Jika persiapan lahan telah selesai yaitu proses pengolahan tanah nya, tanah harus di biarkan kering selama 3 minggu, dan setelah itu baru bisa di tanami kedelai.
Memilih Benih.
Setelah mempersiapkan tanah atau lahan dalam budidaya kedelai, tahap berikutnya ialah memilih benih yang bagus dengan varietas yang sudah terbukti unggul, sebagai contoh seperti benih Grobogan. Benih kedelai yang akan di tanam, sebaiknya di rendam sebentar dengan menggunakan POC NASA dengan dosis 2 cc per liter air, jika kondisi lahan yang akan di tanami kedelai belum pernah di tanami kedelai.
Cara Penanaman.
Cara penanaman yang baik yaitu di awali dengan pembuatan lubang tanam dengan menggunakan tugal yang jaraknya 30 x 20 cm. Di setiap lubang tersebut hanya boleh di isi dua sampai tiga biji benih kedelai, dan di tutup dengan tanah yang gembur untuk memudahkan tumbuh nya benih. Penanaman yang tepat yaitu pada saat akhir musim hujan. Sebab pada saat akhir musim hujan, curah hujan berkurang dan air juga menurun, yang arti nya sangat cocok untuk budidaya kedelai, karena tanaman kedelai tidak cocok dengan tanah yang basah.
Penyulaman dan Penyiangan Tanaman.
Memasuki umur 5 atau 6 hari dari sejak tanam, benih kedelai sudah mulai tumbuh. Dan dengan pertumbuhan itulah yang akhir nya akan kelihatan benih-benih yang tumbuh nya tidak baik atau tidak normal, untuk di lakukan penyulaman dengan mengganti benih yang baru. Proses penyulaman dapat di lakukan pada sore hari, supaya tanaman tidak layu.
Ketika tanaman kedelai menginjak umur 2 sampai 3 minggu sudah saat nya untuk di lakukan penyiangan yang pertama. Dan tepat umur 6 minggu adalah penyiangan yang ke dua yang bersamaan dengan mulai tanaman berbunga. Penyiangan berikutnya atau yang ke tiga, di lakukan setelah tanaman berumur 8 sampai 9 minggu.
Proses Pemupukan.
Tanaman kedelai yang telah berumur dua minggu adalah saat nya untuk di lakukan proses pemupukan yang pertama. Pemupukan selanjutnya di lakukan setiap dua minggu sekali dengan menggunakan pupuk POC NASA yang cara nya di semprot kan pada tanaman kedelai. Pada saat tanaman kedelai mulai berbunga, penyemprotan pupuk sebaiknya di hentikan agar tanaman yang dalam proses penyerbukan tidak terganggu. Pupuk kandang dan kompos juga dapat di berikan sebagai pupuk tambahan, agar tanaman kedelai mendapatkan semua nutrisi yang di butuh kan untuk tumbuh secara sempurna.
Pencegahan dan Penanggulangan Hama dan Penyakit.
Dalam budidaya tanaman kedelai juga tidak terlepas dari serangan hama. biasanya hama yang sering menyerang tanaman kedelai yaitu lalat kacang. Untuk mencegah dan melindungi tanaman dari serangan hama tersebut, perlu di lakukan penyemprotan insektisida yang menggunakan bahan aktif Fipronil. Penyemprotan ini di lakukan ketika tanaman kedelai berumur 7 hari, yaitu pada saat benih telah tumbuh dan baru memiliki dua lembar daun pertama. Sedangkan untuk penanggulangan jika tanaman di serang hama dan penyakit pada masa pemeliharaan, bisa di lakukan pembasmian yang di sesuaikan dengan jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman kedelai.
Pemanenan.
Agar hasil panen yang kita dapat kan sesuai dengan harapan, pada proses pemanenan juga harus di perhatikan. Waktu yang tepat untuk pemanenan kedelai adalah, saat biji polong sudah terlihat matang, yaitu berwarna kuning hingga coklat serta daun menguning berguguran. Pemanenan dapat di lakukan dengan cara pemetikan polong nya saja atau dengan cara langsung mencabut dengan pohon nya dan langsung menjemur nya sampai kering. Biji kedelai yang telah kering harus di lakukan pemilihan biji yang baik untuk di guna kan atau di pasar kan.
Begitu lah beberapa hal yang harus di lakukan dalam budidaya kedelai sebagai tanaman pilihan yang tepat. Semoga bermanfaat dan terimakasih.
Salah satu bahan yang banyak di gunakan sebagai bahan masakan adalah kedelai. Berbagai macam masakan menggunakan bahan kedelai ini, seperti tempe, tahu dan yang lainnya, bahkan kedelai dapat di olah menjadi minuman yang menyehatkan yaitu susu kedelai. Untuk itu lah dengan budidaya kedelai dapat menjadi tanaman pilihan kita. Hal-hal yang harus di lakukan dalam budidaya kedelai sebagai tanaman pilihan yang tepat adalah sebagai berikut.
Syarat Tumbuh Tanaman Kedelai.
Kebanyakan kedelai dapat tumbuh di berbagai jenis tanah. Namun demikian, tanah yang akan di jadikan sebagai lahan untuk menanam kedelai harus meiliki saluran atau pembuangan air yang baik. Kemudian dalam budidaya kedelai, tanah yang di kehendaki yaitu tanah dengan tingkat pH sebesar 5,8 hingga 7. Dan lokasi yang tepat untuk budidaya kedelai yaitu daerah yang mempunyai ketinggian 600 m dari permukaan laut, dengan curah hujan sebesar 100 hingga 400 ml per bulan dan suhu 23 hingga 30 derajat Celcius serta sebesar 60% hingga 70% tingkat kelembaban nya.
Persiapan Lahan.
Persiapan lahan atau tanah yang akan di di tanami pada budidaya kedelai, merupakan langkah pertama yang harus di lakukan. Dengan cara di bajak atau di cangkul dan rata kan serta di buat saluran air yang baik. Bersihkan tanah dari gulma sisa tanaman sebelumnya, agar tidak mengganggu tanaman kedelai yang akan kita tanam. Buatlah saluran air yang berjarak 3 hingga 4 meter, untuk menjaga keadaan tanah dari kelebihan air yang bisa merusak tanaman kedelai. Jika persiapan lahan telah selesai yaitu proses pengolahan tanah nya, tanah harus di biarkan kering selama 3 minggu, dan setelah itu baru bisa di tanami kedelai.
Memilih Benih.
Setelah mempersiapkan tanah atau lahan dalam budidaya kedelai, tahap berikutnya ialah memilih benih yang bagus dengan varietas yang sudah terbukti unggul, sebagai contoh seperti benih Grobogan. Benih kedelai yang akan di tanam, sebaiknya di rendam sebentar dengan menggunakan POC NASA dengan dosis 2 cc per liter air, jika kondisi lahan yang akan di tanami kedelai belum pernah di tanami kedelai.
Cara Penanaman.
Cara penanaman yang baik yaitu di awali dengan pembuatan lubang tanam dengan menggunakan tugal yang jaraknya 30 x 20 cm. Di setiap lubang tersebut hanya boleh di isi dua sampai tiga biji benih kedelai, dan di tutup dengan tanah yang gembur untuk memudahkan tumbuh nya benih. Penanaman yang tepat yaitu pada saat akhir musim hujan. Sebab pada saat akhir musim hujan, curah hujan berkurang dan air juga menurun, yang arti nya sangat cocok untuk budidaya kedelai, karena tanaman kedelai tidak cocok dengan tanah yang basah.
Penyulaman dan Penyiangan Tanaman.
Memasuki umur 5 atau 6 hari dari sejak tanam, benih kedelai sudah mulai tumbuh. Dan dengan pertumbuhan itulah yang akhir nya akan kelihatan benih-benih yang tumbuh nya tidak baik atau tidak normal, untuk di lakukan penyulaman dengan mengganti benih yang baru. Proses penyulaman dapat di lakukan pada sore hari, supaya tanaman tidak layu.
Ketika tanaman kedelai menginjak umur 2 sampai 3 minggu sudah saat nya untuk di lakukan penyiangan yang pertama. Dan tepat umur 6 minggu adalah penyiangan yang ke dua yang bersamaan dengan mulai tanaman berbunga. Penyiangan berikutnya atau yang ke tiga, di lakukan setelah tanaman berumur 8 sampai 9 minggu.
Proses Pemupukan.
Tanaman kedelai yang telah berumur dua minggu adalah saat nya untuk di lakukan proses pemupukan yang pertama. Pemupukan selanjutnya di lakukan setiap dua minggu sekali dengan menggunakan pupuk POC NASA yang cara nya di semprot kan pada tanaman kedelai. Pada saat tanaman kedelai mulai berbunga, penyemprotan pupuk sebaiknya di hentikan agar tanaman yang dalam proses penyerbukan tidak terganggu. Pupuk kandang dan kompos juga dapat di berikan sebagai pupuk tambahan, agar tanaman kedelai mendapatkan semua nutrisi yang di butuh kan untuk tumbuh secara sempurna.
Pencegahan dan Penanggulangan Hama dan Penyakit.
Dalam budidaya tanaman kedelai juga tidak terlepas dari serangan hama. biasanya hama yang sering menyerang tanaman kedelai yaitu lalat kacang. Untuk mencegah dan melindungi tanaman dari serangan hama tersebut, perlu di lakukan penyemprotan insektisida yang menggunakan bahan aktif Fipronil. Penyemprotan ini di lakukan ketika tanaman kedelai berumur 7 hari, yaitu pada saat benih telah tumbuh dan baru memiliki dua lembar daun pertama. Sedangkan untuk penanggulangan jika tanaman di serang hama dan penyakit pada masa pemeliharaan, bisa di lakukan pembasmian yang di sesuaikan dengan jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman kedelai.
Pemanenan.
Agar hasil panen yang kita dapat kan sesuai dengan harapan, pada proses pemanenan juga harus di perhatikan. Waktu yang tepat untuk pemanenan kedelai adalah, saat biji polong sudah terlihat matang, yaitu berwarna kuning hingga coklat serta daun menguning berguguran. Pemanenan dapat di lakukan dengan cara pemetikan polong nya saja atau dengan cara langsung mencabut dengan pohon nya dan langsung menjemur nya sampai kering. Biji kedelai yang telah kering harus di lakukan pemilihan biji yang baik untuk di guna kan atau di pasar kan.
Begitu lah beberapa hal yang harus di lakukan dalam budidaya kedelai sebagai tanaman pilihan yang tepat. Semoga bermanfaat dan terimakasih.
